Sedang Tayang

Wonder Woman - Bioskop Rajawali Purwokerto Pirates Of The Caribbean : Salazar's Revenge - Bioskop Rajawali Purwokerto The Mummy - Bioskop Rajawali Purwokerto 47 Meters Down - Bioskop Rajawali Purwokerto
Jam Tayang
11:15 | 13:45 | 16:10 | 18:50 | 21:15
Jam Tayang
11:30 | 13:45 | 16:00 | 19:00
Jam Tayang
12:00 | 14:00 | 16:00 | 19:15 | 20:30 | 21:15
Jam Tayang
11:15 | 13:00 | 14:45 | 16:30 | 18:50 | 21:15
# - Bioskop Rajawali Purwokerto # - Bioskop Rajawali Purwokerto # - Bioskop Rajawali Purwokerto # - Bioskop Rajawali Purwokerto
Jam Tayang
-
Jam Tayang
-
Jam Tayang
-
Jam Tayang
-
HTM :
Hari biasa : Rp. 25.000,-
Hari Sabtu/Minggu/Hari libur Nasional : Rp. 30.000,-
* Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu

loading...

18 July 2013

Now You See Me

Kisah dimulai dari seseorang yang misterius yang merekrut empat orang pesulap yaitu Daniel (Jesse Eisenberg) yang ahli bermain kartu, Henley (Isla Fisher) yang ahli permainan berbahaya, Jack Wilder (Dave Franco) yang ahli kecepatan tangan, Merrit (Woody Harrelson) yang ahli hipnotis. Mereka tidak tahu apa dan siapa orang misterius yang mengundang mereka untuk masuk kedalam suatu misi tertentu. Semua dibuat dan direncanakan secara detil selama satu tahun. Setelah itu mereka muncul ke hadapan publik dengan menamakan kelompok mereka four horseman alias empat pesulap. Pertunjukan pertamanya dilakukan di Las Vegas dengan sponsor Arthur Tressler (Michael Caine) pemilik perusahaan asuransi.

Now You See Me - Bioskop Rajawali Purwokerto


Pertunjukan pertama dengan tema merampok bank dilakukan dengan memanggil seseorang secara acak dan jatuh pada seorang laki-laki dari Perancis yang memiliki rekening tabungan di bank Perancis. Kepala orang tersebut dipasang sebuah teletransporter yang dapat mengirim orang tersebut ke bank Perancis kemudian menaruh sebuah kartu yang ditandatangani ke dalam brankas. Hal ini sebagai bukti bahwa orang tersebut benar-benar pernah datang ke bank. Uang dalam brankaspun ikut terkirim ke Las Vegas dan dibagikan kepada semua penonton yang hadir.

Tentu saja kejadian tersebut membuat heboh seluruh penonton dan juga pihak kepolisian Las Vegas serta pihak Perancis. Untuk itu Dylan (Mark Ruffalo) mendapat tugas untuk menangkap keempat pesulap tersebut. Tak ketinggalan pula, pihak Perancis mengirim Alma (Melanie Laurent) untuk ikut menyelidiki kasus perampokan tersebut. Sayangnya tidak ada bukti yang dapat menunjukkan keterlibatan mereka sehingga dilepaskan oleh Dylan. Apalagi yang namanya sulap antara percaya dan tidak percaya.

Ternyata pada saat pertunjukkan keempat pesulap tersebut direkam oleh Thaddeus (Morgan Freeman) yang merupakan seorang anti sulap. Artinya dia berusaha mengungkap trik-trik yang dilakukan oleh pesulap dan mempermalukannya serta menjualnya secara online. Dylan dan Alma mewawancarai Thaddeus dan menggali informasi darinya. Ternyata ditemukan triknya yaitu ada lubang dipanggung yang dibuat mirip dengan brankas bank di Perancis.

Pertunjukan kedua dilakukan di New Orleans dengan janji lebih heboh dari sebelumnya. Arthur Tressler sebagai pihak sponsor mengetahui rencana Thaddeus yang merupakan ancaman untuk kesuksesan acara keempat pesulap. Arthur menawari sejumlah uang agar Thaddeus pergi meninggalkan kota tersebut namun ditolak olehnya. Acara dimulai dengan menyuruh setiap orang menuliskan saldo rekening banknya masing-masing didalam amplop. Demikian juga dipanggung ada tulisan saldo rekening dari sponsor mereka Arthur. Tak diduga saldo rekening Arthur berkurang sedikit demi sedikit dan berpindah ke tulisan saldo penonton. Pada awalnya Arthur merasa itu hanya bagian dari pertunjukan namun siapa sangka kalau hal itu merupakan hal yang nyata. Dylan dan Alma memburu mereka dan terjadi kejar-kejaran bagaikan seekor kucing dan tikus dan lagi-lagi keempat pesulap tersebut lebih unggul.

Arthur menyewa Thaddeus untuk membalas kepada keempat pesulap itu. Dylan menganggap Thaddeus terlibat dan merupakan pesulap kelima yang membantu dibelakang layar keempat pesulap itu namun tidak ada buktinya. Dylan dan Alma berhasil mengetahui persembunyian keempat pesulap disebuah apartemen dan penggerebekan dilakukan. Daniel, Henley dan Merrit berhasil melarikan diri sedangkan Jack Wilder masih belum selesai membakar dokumen-dokumen. Terjadi perkelahian dan dilanjutkan kebut-kebutan di antara mereka yang mengakibatkan mobil Jack terbalik dan terbakar, Jack tewas.

Dylan dan Alma memburu uang dalam brankas yang akan digunakan untuk pertunjukan ketiga di kota New York. Mereka selalu kalah selangkah dibanding ketiga pesulap itu. Brankas telah diangkut oleh truk. Mereka mengejarnya dan menyuruhnya tetap berjalan ke tujuan sebagai jebakan. Setelah sampai dilakukan pengintaian siapa yang akan mengambil uang itu dan ternyata orang yang membuka truk itu adalah anak buah Thaddeus. Thaddeus beralibi dan membela diri bahwa dia hanya mengikuti truk itu dan tidak terlibat. Setelah brankas dibuka ternyata isinya bukanlah uang seperti yang diduga melainkan mainan boneka dan balon anak-anak.

Pertunjukkan ketiga dimulai, Dylan dan Alma berusaha membatalkan dan menangkap ketiga pesulap. Pertunjukkan tetap berjalan dan terjadi hujan uang. Ketiga pesulap sekaligus menghilang dari keramaian penonton. Ternyata kali ini uang yang disebar adalah bukan uang asli melainkan uang mainan. Thaddeus pergi menuju mobilnya dan begitu pintu dibuka maka berhamburan uang yang banyak didalamnya. Rupa-rupanya uang yang ada di brankas sudah berpindah ke mobil. Dylanpun menangkap Thaddeus.

Di dalam penjara Thaddeus dikunjungi oleh Dylan. Dia merasa dijebak. Dengan mencoba rekonstruksi ulang maka diketahui bahwa sebenarnya pesulap kelima adalah Dylan sendiri. Namun dia masih bingung sebab musabab dia dijebak. Keempat pesulap bertemu di central park termasuk Jack Wilder yang ternyata masih hidup. Mereka berempat menemui orang yang merekrut mereka setahun yang lalu, yang tidak diketahui jati dirinya. Mereka kaget juga begitu yang ditemui adalah Dylan orang yang selama ini menjadi musuhnya.

Jawaban apa dan mengapanya baru terungkap di akhir film ketika Dylan menemui Alma di Perancis. Dendam adalah motifnya. Rupa-rupanya ayah Dylan adalah seorang pesulap yang pernah dibuka triknya dan dipermalukan oleh Thaddeus. Pada pertunjukan terakhirnya ayahnya dimasukkan kedalam peti dan ditenggelamkan ke sungai namun tewas dan mayatnya tidak ditemukan. Arthur adalah pengusaha asuransi yang menolak klaim kematian ayahnya. Bank di Perancis yang tidak mencairkan uang ayahnya. Dan perusahaan brankas yang membuat peti tidak sesuai spesifikasi seperti yang diminta ayahnya.

Semua pemain telah tampil dengan baik dan pas sekali dengan karakter yang dimainkannya. Penonton perlu konsentrasi di sesi akhir film karena semuanya terungkap disana dalam waktu yang singkat. Film ini cukup menghibur sebagai sebuah tontonan. Mungkin banyak adegan yang masih perlu dipertanyakan tetapi jangan lupa film ini tentang sulap yang bisa menghilangkan kelinci dan memunculkannya kembali. Artinya, nikmati saja untuk kepuasan anda.

but, bukan hanya untuk diri mereka sendiri mereka diinterogasi oleh regu elit agen FBI, melacak tahu bagaimana tim ini lakukan perampokan yang dikerjakan beberapa ribu mil jauhnya dari area diadakannya pertunjukan sulap.

Sutradara: Louis Leterrier
Penulis : Ed Solomon (screenplay), Boaz Yakin (screenplay)
Pemain: Jesse Eisenberg, Mark Ruffalo, Woody Harrelson

No comments: